
Musyawarah Daerah (Musda) 2 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan berlangsung tanggal 13 November 2010 mendatang akan membahas lima misi partai tersebut. “Musda akan membahas lima misi yang dijabarkan dari visi PKS yang tentunya disesuaikan dengan tema ‘PKS Untuk Semua’ yaitu ingin menjadikan partai dakwah yang kokoh dan tranformatif untuk melayani bangsa. Sehingga PKS akan membuka diri menjadi bukan hanya milik kelompok tertentu dan memberi manfaat pada kelompok tertentu saja, tetapi PKS juga menjadi satu entitas politik yang kemudian dampaknya juga dirasakan oleh orang banyak.
Ke lima misi yang akan dibahas pada Musda 2 ini akan diperdalam melalui komisi-komisi.
Ke lima misi tersebut adalah, pertama, PKS ingin meningkatkan capacity building dengan menyiapkan anggota dan kader PKS maupun pengurusnya agar memiliki kualitas dan kuantitas secara individual maupun kelompok, yang menjadi sumber daya manusia yang bisa mentranformasi nilai-nilai PKS dalam rangka mengisi pembangunan di negara ini.
Kedua, PKS ingin memiliki sistem kepartaian yang kuat yang dinamakan institusional building sehingga PKS ingin memiliki struktur yang kuat mulai dari tingkat pusat, daerah kemudian kabupaten-kabupaten hingga ke tingkat desa karena tentu dengan jaringan atau kekuatan dengan struktur tersebut maka PKS kemudian memperluas daya kerja PKS sampai ketingkat desa ataupun dusun.
Ketiga, PKS juga ingin membangun social building karena untuk membangun bangsa ini tak bisa di lakukan oleh PKS sendiri, namun harus bekerjasama dengan kekuatan-kekuatan lain di negera ini.
Keempat, PKS juga ingin membangun political building terkait berbagai program yang di lakukan oleh PKS secara politik apalagi PKS akan berupaya tetap eksis dalam setiap pemilihan-pemilihan baik itu pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah di berbagai wilayah.
Kelima, PKS ingin membangun nation building dengan harapan ada perubahan besar di negara Indonesia dan tentunya tidak akan dibuat oleh PKS sendiri, tetapi juga dengan politik maupun organisasi-organisasi masyarakat yang lainnya.








