Category: News Flash

Ridha Allah adalah Kemenangan yang Sesungguhnya

Ustadz Al Yusni

Akhlak yang mulia adalah kemenangan yang sesungguhnya.

Hari ini, disaat kebanyakan orang, hati dan fikiran mereka debar-debar menanti Quick Count. Ada sedikit orang yang juga berdebar-debar apakah Allah ridha kepada mereka.

Tak heran jika Syekh Ahmad Yasin menyederhanakan misi hidupnya dalam bait singkat ucapannya yang menyejarah :

املي ان يرضي الله عني

“Harapan saya (dalam hidup ini) adalah semoga Allah ridha kepada saya.”

Sekali lagi, Ridha Allah adalah kemenangan yang sesungguhnya di hari ini, Saat kebanyakan orang, perasaan dan mata mereka terfokus pada breaking news update Pileg 2014.

Ada sedikit orang yang perasaan dan mata mereka terfokus pada pandangan Allah berharap agar diberi petunjuk dalam menyikapi kenyataan, pahit mau pun manis, kalah atau pun menang.

Itulah sebabnya ada do’a yang diajarkan :

اللهم اهدنا لأحسن أخلاقنا و أحسن اعمالنا و أحسن أقوالنا لا يهدنا لأحسنها إلا أنت، وقنا سيئها لا يقينا عني سيئها إلا أنت

“Yaa Allaah, tunjukilah kami akhlak terbaik, ucapan terbaik dan sikap terbaik, karena tidak ada yang mampu menunjukkan segala yang terbaik kecuali Engkau. Dan jagalah kami dari perangai terburuk, perkataan terburuk dan tindakan terburuk, karena tidak ada yang mampu menjaga kami dari segala yang terburuk kecuali Engkau.”

Sekali lagi, Akhlak yang mulia adalah kemenangan yang sesungguhnya.

*Dari FB Ust DH Al Yusni

Arahan Presiden PKS Kepada Seluruh Kader Setelah Pencoblosan

anis matta

Jakarta (9/4) – Setelah melakukan pencoblosan, khusus kepada PKS TV, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta memberikan arahan khusus untuk seluruh kader PKS dalam hal penghitungan jumlah suara yang masuk.

“Alhamdulillah saya sudah melakukan pencoblosan dan mudah-mudahan seluruh kader juga sudah melakukan pencoblosan. Tugas terakhir kita adalah mengawal suara ini jangan sampai suara kita hilang. Karena itu seluruh Kader saya instruksikan untuk berada di TPS sampai hasil perhitungan suara benar-benar selesai. Begitu juga seluruh Caleg, jangan meninggalkan dapilnya sampai seluruh penghitungan suara masuk. Dan juga kepada Tim Advokasi untuk memantau proses penghitungan suara ini dan jika ada hal-hal yang kita dicurangi, segera persiapkan gugatan untuk itu.”

Selesai memberikan suaranya, Anis Matta bersilaturahmi kepada warga di TPS 41, Utan Kayu, Jakarta Timur, sekaligus melayani pertanyaan-pertanyaan dari media massa yang meliput disana. (pks.or.id)

Ribuan Kader dan Simpatisan PKS Putihkan Subang

PKS Subang News – Mengakhiri masa kampanyenya di Kabupaten Subang, ribuan kader dan simpatisan PKS yang berasal dari seluruh penjuru kota Nanas tersebut tumpah ruah di lapangan Dolog untuk menghadiri kampanye terbuka. Mulai dari remaja sampai orang tua terlihat bersemangat meneriakkan yel-yel PKS. Acara yang difasilitasi oleh DPD PKS Subang tersebut turut dihadiri oleh ketua tim penggerak PKK Ibu Netty Heryawan dan ketua DPW PKS Jawa Barat, Ust. Tate Qomaruddin, LC.  Selain itu acara yang dilaksanakan pada tanggal 3 April tersebut turut dihadiri oleh ketua DPD PKS Subang, Agus Masykur serta para caleg kabupaten Subang maupun Caleg provinsi dan pusat yang berasal dari daerah pemilihan kabupaten Subang. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa target yang akan dicapai oleh PKS kabupaten Subang untuk pemilu kali ini adalah 14 kursi atau dua kali lipat dari kursi yang saat ini dimiliki. Hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil mengingat kader-kader PKS Subang saat ini tengah bekerja keras melayani masyarakat. Hal ini terbukti saat terjadi musibah banjir di Subang beberapa waktu yang lalu dimana kader-kader PKS menjadi yang pertama dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.

Adapun dalam orasi politik yang disampaikan oleh ketua DPW PKS Jawa Barat dijelaskan bahwa PKS memiliki banyak kader yang telah mengukir banyak prestasi saat menjadi kepala daerah. Salah satunya adalah gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Selama kepemimpinannya memimpin Jabar, banyak sekali perbaikan di berbagai bidang yang telah dicapai. Mulai dari kesehatn, pendidikan, ekonomi dan bidang-bidang lainnya. Hasilnya, ratusan penghargaan pun berhasil diraihnya sehingga beliau dikenal dengan kepala daerah yang paling banyak meraih penghargaan di Indonesia. Atas dasar ini pula dukungan masyarakat pun terus mengalir agar beliau maju untuk memimpin Indonesia.

Selain itu dalam kampanye terbuka tersebut massa dihibur dengan kesenian daerah setempat. Hal ini membuktikan bahwa PKS benar-benar menghargai dan mencintai budaya lokal. Hal tersebut tentunya jauh berbeda dengan kampanye-kampanye akbar yang digelar oleh partai lainnya yang sering menampilkan artis-artis yang mengumbar aurat dalam menghibur massanya. Oleh karenanya ketua DPW PKS Jabar tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memilih PKS pada tanggal 9 April nanti sebagai satu-satunya partai yang dapat dipercaya dalam mengemban amanat rakyat. Dengan begitu masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan pun tidak lagi hanya sebatas angan-angan, namun benar-benar dapat menjadi kenyataan. (Kakang Prabu).


Jawa Barat Kembangkan Sumber Energi Terbarukan

Meningkatnya jumlah penduduk suatu negara akan berbanding lurus dengan kebutuhan energi negara yang bersangkutan. Hal ini tentu saja menuntut kesiapan pemerintah untuk menyiapkan persediaan energi untuk generasi yang akan datang. Cadangan minyak yang makin hari makin menipis tentu tidak akan bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan energi dimasa yang akan datang. Untuk itu diperlukan berbagai inovasi untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Adapun pengembangan sumber energi terbarukan adalah salah satu upaya menuju swasembada energi dimasa depan.
            Apa yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat yang saat ini sedang mengembangkan sumber energi terbarukan biosolar yang berbahan baku tanaman kemiri sunan sejatinya adalah upaya untuk mengembangkan sumber energi berbasis potensi daerah. Jawa Barat yang dikenal dengan tanahnya yang sangat subur memungkinkan tanaman semacam ini dikembangkan secara massif. Saat ini ada dua daerah di Jawa Barat yang dijadikan proyek percontohan yatu kabupaten Garut dan Majalengka yang akan segera disusul oleh daerah-daerah lainnya.
            Ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh jika pengembangan sumber energi terbarukan ini didasarkan pada potensi daerah. Pertama, secara ekonomi akan mampu menggerakkan perekonomian daerah setempat karena proses pengembangan sumber energi ini tentunya akan memerlukan sumber daya manusia yang tidak sedikit. Selain dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menambah pendapatan daerah setempat, dengan adanya kegiatan pengembangan di daerah tentunya akan mampu mengurangi tingkat urbanisasi.
            Kedua, dengan pengembangan sumber energi terbarukan berdasarkan potensi daerah secara langsung akan menciptakan swasembada daerah dalam hal memenuhi kebutuhan energinya. Apa yang dialami oleh masyarakat di Sumatera Utara saat ini dimana sering terjadi pemadaman listrik yang cukup lama salah satunya diakibatkan oleh tingginya ketergantungan daerah tersebut pada daerah lain dalam hal pemenuhan kebutuhan energi.
            Ketiga, dengan berbasis potensi daerah, pengembangan sumber energi terbarukan secara otomatis akan mampu mengurangi jumlah lahan tidur dan mengubahnya menjadi lahan produktif. Hal ini berarti secara tidak langsung kita telah berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam didaerah tersebut.

            Berdasarkan penjelasan diatas sudah saatnya kita meneliti potensi yang dimiliki oleh setiap daerah untuk kemudian dimanfaatkan untuk keperluan pengembangan sumber energi terbarukan. Setiap daerah tentunya memiliki potensi masing-masing untuk dikembangkan. Dengan begitu kita pun berharap kedepan kita akan mampu menciptakan swasembada dibidang energi sehingga lambat laun dapat mengurangi ketergantungan kepada negara lain. (Kakang Prabu)

Inilah Gubernur Paling Berprestasi Di Indonesia.

KEBERHASILAN Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan dalam membangun provinsi Tatar Pasundan ini menempatkan Kang AherSapaan akrab Ahmad Heryawansebagai gubernur dengan banyak prestasi dan penghargaan.

Ini dibuktikan dengan 70 penghargaan berskala nasional diraih Jabar. Capaian ini tentunya berkat kinerja dinas/insatansi terkait didukung oleh rasa kebersamaan aparatur dan segenap PNS Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.Tak heran bila, keberhasilan membawa Jabar lebih baik ini mendapat apresiasi dan simpati serta dukungan dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah dukungan dari organisasi masyarakat (ormas) yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Ormas Islam (FSOI) se-Jabar. Mereka menyatakan dukungan kepada Ahmad Heryawan agar terus memimpin Jabar ke depan.FSOI merupakan forum yang beranggotakan 22 ormas Islam, antara lain Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Persatuan Umat Islam (PUI). Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Ciamis menyatakan dukungan serupa kepada Ahmad Heryawan.

Ketua FSOI Jawa Barat Iding Bahruddin mengumandangkan dukungan pada acara Silaturahmi dan Konsolidasi Jamaah PUI di Gedung Olahraga (GOR) KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Sabtu (15/9) lalu. Hadir dalam silaturahmi Gubernur Ahmad Heryawan dan sekitar 2.000 kader ormas Islam dari berbagai kabupaten/kota se-Jabar. Ormas Islam se-Jawa Barat mendukung Kang Aher untuk kembali memimpin Jabar periode 2013-2018 karena prestasinya, tandas Iding yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PUI Jabar.Menurut Iding, dukungan kepada Kang Aher bukan tanpa alasan.

Sumber : http://cinta-februari.blogspot.com

Profil Sopandi, Caleg No 3 DAPIL 4 (Ciasem, Patokbeusi, Blanakan)

sopandi

Aher Optimis Jadi Capres

VIVANews – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan siap bersaing dengan dua kandidat calon presiden (capres) pilihan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Jawa Barat adalah kunci sukses yang sudah “ditangan” Aher.

“Jawa Barat ini kan lumbung suara PKS,” kata Aher usai bertemu Ketua umum PKPI Sutiyoso di Jalan Surabaya, Jakarta, Senin 10 Februari 2014. Meski demikian, dia mengakui, suara PKS di Jawa Barat itu adalah suara partai.

Untuk menaikkan elektabilitasnya, Aher sudah membentuk tim sosial media. Menurutnya, langkah itu paling efektif untuk mempermudah sosialisasi. “Saya lihat, ini juga yang paling murah,” kata Aher.

Mengenai persaingannya dengan dia separtai, yakni Hidayat Nur Wahid dan Anis Matta, Aher pun siap. Aher mengatakan persaingan tersebut bukan masalah karena dia sudah mengenal Hidayat dan Anis sejak lama. “Saya kenal Pak Hidayat Nur Wahid itu sejak lama. Dia senior saya. Pak Anis Matta itu malah temen kos saya waktu kuliah di Bogor,” katanya.

Kalaupun dia kemudian kalah, Aher pun siap karena baginya menjadi capres adalah perintah partai. “Kita jadi capres kan amanat partai. Jadi kalau kalah juga harus ikut amanat partai. Yang pasti saya akan berjuang buat jadi nomer satu.”

Taken from : http://politik.news.viva.co.id/news/read/480087-jabar-lumbung-pks–aher-optimis-jadi-capres

PKS MELAYANI, Memupuk Cinta, Kerja, Harmoni Di Bulan Kelahiran Nabi

Momentum bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Rabiul Awal ini memiliki arti tersendiri bagi keluarga besar PKS, wa bil khusus bagi Cabang Dakwah (Cada) 2 PKS Kabupaten Subang. Sebagai partai dakwah, PKS berusaha mencontoh Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah dakwahnya. Cara-cara yang dilakukan haruslah bernilai positif, mendidik, dengan hikmah dan contoh keteladanan yang baik. Untuk itulah, Cada 2 PKS Subang menggelar acara sosialisasi PKS yang bertajuk PKS Melayani.

Acara yang digelar pada hari Ahad  tersebut dilaksanakan di Kampung Jalancagak RT. 06 RW. 01 Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak. Mengangkat tema “Memupuk Cinta, Kerja, Harmoni di Bulan Kelahiran Nabi”,  ragam kegiatan digelar dari pagi hingga siang hari, mulai dari pengobatan ala Nabi (Thibbun Nabawi), pakaian layak pakai gratis, kaulinan barudak hingga perbaikan jalan gang dan selokan.

Warga pun spontan mengunjungi arena kegiatan dan larut dalam kebersamaan serta kebahagiaan mengikuti acara hingga selesai. Antusiasme warga tidak hanya tampak dari ibu-ibu dan bapak-bapak. Anak-anak pun turut serta menyemarakkan acara dengan lomba-lomba kaulinan barudak-nya yang memang sengaja disiapkan panitia. Warga merasakan bahwa kegiatan yang digelar PKS tersebut sungguh diluar dugaan dan membuat surprise bagi mereka. Karena biasanya kegiatan semacam ini digelar dalam acara Agustusan. Apalagi hadiah dan doorprise yang disediakan panitia sangat variatif.

Salah seorang panitia menjelaskan bahwa cara yang ditempuh PKS dalam meraih dukungan masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk pendidikan politik yang sehat dan enjoy. Dan mudah-mudahan, kegiatan serupa yang juga dihadiri oleh Aleg dan Caleg daerah, provinsi, serta pusat tersebut seperti dr. H. Encep Sugiana, Ahmad Buhori, Dede Ruhendi, serta di-support oleh Ir. Ridho Budiman Utama dan Ir. Daud, memberikan nuansa tersendiri bagi masyarakat dalam menentukan pilihannya di Pemilu 9 April nanti.

Rencananya, kegiatan serupa akan digelar secara serempak di tujuh kecamatan se-Daerah Pemilihan 2 Kabupaten Subang, yang meliputi Tanjungsiang, Cisalak, Kasomalang, Jalancagak, Ciater, Sagalaherang, dan Serangpanjang.  [bm@ytktm]

Membidik Three Point Buat PKS

gesit pks

Dasagal, Galmaster” istilah-istilah yang mungkin asing bagi telinga kita. Namun kedua istilah tersebut ternyata menjadi key word strategi pemenangan salah satu parpol terkuat di masa orde baru. Istilah tersebut kembali dimunculkan oleh seorang pensiunan guru asal Tanjungsiang, namanya Pak Muksin. Meski usianya sudah memasuki kepala enam, namun kata-kata yang terlontarnya laksana peluru tajam yang mampu memecah lelapnya jiwa para pemuda. Ia pun bercerita panjang seputar kiprah politik masa lalunya yang selalu sukses memenangkan pertarungan di bilik suara dan kisah tertambatnya beliau ke pelabuhan politik yang menjadi gandrungan anak-anak muda terdidik.

Gedung DPR RI dan MD Building menjadi saksi sejarah ketika sebanyak 45 jajaran struktural dan kader tingkat ranting (DPRa) Se-Cada 2 PKS Kabupaten Subang mengukir sejarah panjang kreasi para kader PKS dalam upaya meraih klasemen teratas dalam kompetisi limatahunan yang akan di gelar pada tahun 2014 nanti. Mereka yang selama ini berjibaku mengimplementasikan setiap langkah strategi partai di frontline dan berhasil mengantarkan beberapa kader terbaiknya untuk berkiprah di dakwah parlemen dari tingkat daerah hingga senayan, mendapatkan kesempatan untuk mencurahkan segala unek-unek ide dan gagasannya kepada struktur tertinggi di partai.

Wajah bahagia tersirat dari para pengurus dan kader DPRa ketika mereka disambut oleh jajaran pengurus DPP PKS, antara lain Ketua Wilda Banjabar H. Ma’mur Hasanudin, MA, Sekretaris Wilda Banjabar Ir. Wahyudin Munawir, dan Wasekjen DPP PKS H. Nurhasan Zaidi. Cerita Pak Muksin menjadi salah satu materi diskusi hangat para pengurus tingkat ranting dan tingkat pusat yang jarang terjadi ini. Meskipun seorang Pak Muksin tidak tercatat secara struktural di kepartaian, namun jurus-jurus jitunya dengan rela ia tularkan kepada jajaran struktur sebagai wujud kecintaan serta keinginannya membesarkan PKS.

Inspirasi berikutnya diperoleh dari seorang Ketua DPRa Desa Leles Kecamatan Sagalaherang, sebutan akrabnya adalah Kang Maman. Ide-ide kreatifnya lahir ketika panitia membuat game kemampuaninterpersonal. Ia pun sigap dengan membagikan secarik kertas pada para peserta layaknya seorang pedagang yang menjajakan produknya sebagaimana kerap kita lihat di bus-bus umum. Ternyata, meskipun dalam perkenalannya dengan merendah ia menyebutkan profesinya sebagai penarik roda dua alias ojek, namun ternyata ia memiliki potensi diri yang luar biasa. Ia adalah advokat warga dalam hampir semua layanan sosial kemasyarakatan. Dari mulai pendampingan pasien ke rumah sakit hingga program Rutilahu. Substansi pesan yang disampaikannya sebenarnya bermuara pada satu kata, yakni “melayani”. Dan untuk hal tersebut, warga masyarakat hingga perangkat pemerintahan di desa tempat tinggalnya sudah mengakui kehandalannya dalam mengadvokasi warga dan anggaran program-program pemerintah.

Rangkaian cerita yang diisi para “trainer dadakan” tersebut ternyata muncul secara spontanitas dalam bus pariwisata di sebuah perjalanan Subang – Jakarta dan dilanjutkan di Ruang Fraksi PKS di Senayan serta di MD Building DPP PKS di hari yang sama sebagai bagian dari Training GESIT yang diselenggarakan oleh Cada 2 PKS Kabupaten Subang. Dengan khas Sunda-nya, sesekali diselingi aplaus dan takbir, lontaran ide dan diskusi yang berlangsung cukup membuat pikiran dan perasaan seisi bus terbang dalam imajinasi semangat penaklukan. Semangat menaklukan hati manusia yang saat ini masih terkendala menthal block di sebagian kader karena ia masih berkonotasi materi. Padahal dari cerita Pak Muksin dan Kang Maman di atas, ada sisi-sisi kebutuhan vote getter yang tidak selalu sama dengan angpau. Meski dalam banyak hal, masyarakat kita masih memegang prinsip kalau kahartos dan karaos, pasti akan rumaos. [bm@aytktm]

Hasil Majelis Syuro: PKS Tentukan Tiga Kandidat Capres

calon presiden PKS

JAKARTA, KOMPAS.com – Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui rapat musyawarah ke-11, akhirnya menentukan tiga kandidat calon presiden 2014. Mereka adalah Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, dan Ahmad Heryawan atau Aher.

“Menetapkan tiga nama sebagai kandidat capres dari PKS, satu Muhammad Hidayat Nur Wahid, dua saudara Muhammad Anis Matta, tiga saudara Ahmad Heryawan,” ujar Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (2/2/2014) dini hari.

Ketiga nama tersebut nantinya akan menjalani uji publik untuk melihat penilaian masyarakat. Setelah itu, PKS akan menentukan satu orang kandidat yang diusung pada Pilpres 2014.

“Akan dilakukan uji publik terhadap para calon presiden untuk menguji dukungan publik kepada masing-masing kandidat,” terang Hilmi.

Majelis Syuro juga memutuskan agar Lembaga Penyiapan dan Penokohan Kader (LPPK) PKS membentuk tim pendamping bagi masing-masing kandidat capres. Selain itu menurut Hilmi, ketiganya adalah kader terbaik PKS. Keputusan Majelis Syuro PKS ini pun berdasarkan hasil Pemilihan Raya (Pemira) PKS.

“Ini kader-kader terbaik kita. Sudah tentu ketika kita memilih, menyadari penentu utama setelah Allah SWT itu adalah bangsa Indonesia. Kami mempersilakan bangsa Indonesia untuk menilai inilah kader-kader terbaik PKS,” ujarnya.

Adapun, Pemira PKS dilakukan pada akhir November 2013 lalu oleh masing-masing Dewan Pimpinan Wilayah di 33 provinsi. Dalam pemira, Hidayat Nur Wahid unggul dukungan sebagai bakal capres.

Perolehan suara Hidayat mengalahkan empat kandidat kuat lainnya, yakni Anis Matta, Aher, Tifatul Sembiring, dan Nur Mahmudi Ismail. Hidayat memperoleh 18,34 persen suara, Anis Matta 17,46 persen, Ahmad Heryawan 16,69 persen, Tifatul 11,5 persen, dan Nur Mahmudi 7,41 persen. (KOMPAS)