Sunday , September 23 2018
Home / Berita PKS / Kontroversi Detik.com

Kontroversi Detik.com

detik
PKS Subang . Situs berita online terkemuka di Indonesia detik.com kembali memantik protes dari pembacanya. Pasalnya, dalam pemberitaan tentang penghargaan dari Bappenas, pada Rabu (30/4) kemarin, detik.com terkesan terlalu tendensius dengan penyebutan Gubernur dari PDIP di judul berita. Padahal ia hanya mendapatkan kategori B (baik) Anugerah Pangripa Nusantara Utama dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN).
“Ganjar, Jokowi dan 5 Gubernur Lain Raih Penghargaan dari Bappenas,” demikian judul berita tersebut.
Paragraf pertama berita tersebut juga tak jauh dari judul yang tendensius. “Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Jokowi serta 5 gubernur dari provinsi di Indonesia meraih penghargaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN). Penghargaan itu diberikan dengan kategori perencanaan pembangunan yang terbaik dan pencapaian indikator Millennium Development Goals (MDG’s) yang terbanyak.”
Sebaliknya, Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang meraih kategori A (terbaik) justru tidak disebutkan di judul kecuali dengan istilah “Gubernur lainnya”.
“Melihat judul: ‘Ganjar, Jokowi dan 5 Gubernur Lain Raih Penghargaan dari Bappenas’, muncul sebuah pertanyaan, ‘Kenapa harus nama Ganjar yang ditulis pertama?’ Penghargaan Anugerah Pangripa Nusantara Utama untuk Jateng nilainya cuma B. Kenapa bukan nama Gubernur Jabar, Jatim, atau DIY yang dapat nilai A yang ditulis dijudul? Apa ini karena pesanan?” protes Randy Wahyudi.
“Murahan..cara murahan..pencitraan murahan. Jelas-jelas yang dapat nilai A bukan Jokowi/Ganjar.. jijaaaay” timpal Detikfansboy.
“Judulnya bener-bener pesenan ya? detiknews seolah-olah membuat hanya gubernur kader PDIP yang berprestasi dengan judul berita begitu. Padahal yang dapat penghargaan bukan mereka berdua doang..coba judulnya nama-nama gubernur yang menerima penghargaan dari Bappenas itu lebih berimbang. Kasian gubernur-gubernur di Indonesia. Mereka gak dianggap, yang dianggap cuma gubernur dari kader PDIP doang..,” tambah Ayah Haniyyah Bisa.
Seperti diketahui, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang meraih kategori A merupakan kader PKS. Gubernur Jatim Soekarwo diusung oleh Demokrat dan PKS. Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X merupakan kader Golkar. Sedangkan Jokowi dan Ganjar yang namanya disebut di judul berita tersebut adalah Gubernur dari PDIP.[bersamadakwah]

This Post Has Been Viewed 71 Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *