Friday , December 15 2017
Home / Berita Terbaru / Istri Gubernur Jabar Apresiasi “Pahlawan” Ketahanan Pangan

Istri Gubernur Jabar Apresiasi “Pahlawan” Ketahanan Pangan

image

BANDUNG (2/3) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Netty Heryawan mengatakan salah satu investasi cerdas dalam menjaga peradaban bangsa dengan menjamin ketersediaan pangan yang mencukupi di sebuah negara. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber pada Kegiatan Apresiasi Tenaga Pendamping Lingkungan Bebas Rawan Pangan (Limbasrangan) di Gedung PKK Provinsi Jabar, Bandung, Senin (2/3).

“Jika berbicara tentang pangan, maka tidak akan dapat tergantikan oleh apapun juga karena pangan sangat dibutuhkan oleh setiap manusia,” katanya.

Menurut Netty, ketahanan pangan tergantung dari ketahanan pertanian. Sedangkan ketahanan pertanian tergantung pada petani, maka para petani harus disejahterakan. Oleh karena itu, Netty menyampaikan apresiasi kepada koordinator dan pendamping Limbasrangan, yang telah hadir sebagai perpanjangtanganan Gubernur, untuk memastikan permasalahan pangan di setiap daerah kabupaten/kota di Jabar teratasi.

“Hadirnya tenaga pendamping Limbasrangan merupakan salah satu cara dalam penyelesaian masalah pangan di masyarakat dalam upaya antisipatif. Kami berharap kita semua harus mempunyai persepsi yang sama dalam menghadapi permasalahan pangan yang terbelit di masyarakat, dengan melakukan tahap penyadaran menuju perubahan lebih baik. Untuk mengedukasi dan mendampingi masyarakat,” pesan Istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu.

Hal senada dikatakan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jabar, Dewi Sartika. Menurut Dewi, para koordinator dan pendamping mempunyai peran penting dalam kemajuan Jawa Barat, terutama persoalan pangan. Sebab, lanjut Dewi, dengan adanya kecukupan gizi yang cukup bagi ibu hamil, menyusui, dan balita gizi buruk, Jawa Barat dapat mencetak penerus bangsa yang berkualitas dan mampu berdaya saing.

Kegiatan Apresiasi Tenaga Pendamping Limbasrangan diikuti sekitar 400 orang peserta dari 18 kabupaten/kota. Kegiatan pendampingan telah dilaksanakan di 150 desa, 120 kecamatan, dan 40 orang tenaga desa. Acara turut dihadiri oleh Kabid Perkebunan Jabar Beben, Perwakilan Dinas Peternakan Jabar, dan Aliansi Lilin.

Sumber: pks.or.id

This Post Has Been Viewed 215 Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *