Home / Berita Terbaru / Guru Sebagai Ujung Tombak Keberhasilan Kurikulum

Guru Sebagai Ujung Tombak Keberhasilan Kurikulum

ilustrasi_guru_mengajar_surabayapost
sumber : surabayapost

PKS-Subang.org – Keberhasilan penerapan sebuah kurikulum pembelajaran pada dasarnya sangat ditentukan oleh sejauh mana upaya yang dilakukan oleh guru untuk memahami serta mengaplikasikan apa yang tercantum di dalamnya. Oleh karena itu mempersiapkan mereka agar dapat berinteraksi dengan peserta didik sesuai dengan tuntutan kurikulum merupakan sebuah keniscayaan.

Dalam konteks implementasi Kurikulum 2013 yang berlaku bagi seluruh sekolah mulai tahun ini, pelatihan yang dilaksanakan selama satu pekan dan wajib diikuti oleh seluruh guru  merupakan bagian penting dari persiapan yang dimaksud. Melalui kegiatan yang difasilitasi oleh pemerintah tersebut, para guru seakan diajak untuk “berkenalan” dengan dunia baru yang sama sekali berbeda dengan dunia sebelumnya. Dalam kurikulum baru ini, seorang pendidik tidak lagi menempatkan dirinya sebagai seorang yang serba tahu, melainkan lebih berperan sebagai pengarah dan pembimbing bagi peserta didiknya.

Adapun untuk menunjang pelaksanaan kurikulum baru tersebut, setiap pendidik diharapkan senantiasa menambah wawasannya dengan mengikuti berbagai kegiatan selain diklat yang pernah diikutinya. Menghadiri berbagai seminar tentang implementasi kurikulum 2013 serta aktif dalam diskusi yang digelar secara online maupun offline  merupakan upaya yang dapat ditempuh untuk mempersiapkan dirinya dalam menghadapi persoalan yang mungkin ditemui di lapangan.

Masalah keterlambatan buku seperti yang terjadi beberapa waktu lalu hendaknya  tidak menjadi halangan bagi guru untuk tetap mengajar sesuai dengan tuntutan kurikulum. Bagi seorang guru yang kreatif, buku bukanlah satu-satunya sumber pembelajaran. Banyak media yang dapat dijadikan bahan ajar untuk disampaikan kepada peserta didiknya seperti internet, koran, majalah maupun media lainnya. Dengan demikian konten pembelajaran pun akan lebih menarik dan bervariatif dibandingkan dengan hanya berpaku pada materi yang terdapat pada buku.

Melihat begitu pentingya peran guru dalam keberhasilan pelaksanaan kurikulum baru tersebut, tak heran apabila banyak kalangan yang berpendapat bahwa guru merupakan ujung tombak yang menentukan keberlangsungan sebuah kurikulum. Suksesi kepemimpinan nasional tidak akan terlalu berpengaruh apabila guru benar-benar siap melanjutkan program pemerintahan sebelumnya. Oleh karenanya memberikan dukungan penuh berupa pendampingan maupun pemenuhan kebutuhan sarana pembelajaran merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Selain itu memperhatikan tingkat kesejahteraan guru merupakan hal yang tak kalah pentingnya. Penambahan jam belajar sebagai dampak diberlakukannya kurikulum baru membuat para guru harus lebih lama tinggal di sekolah untuk membimbing siswa-siswanya. Dengan demikian tidak berlebihan apabila pemerintah memberikan penghasilan tambahan sebagai apresiasi terhadap kerja keras mereka dalam mendidik tunas-tunas bangsa.

Dengan menyadari bahwa guru merupakan ujung tombak keberhasilan sebuah kurikulum, kita berharap semua pihak (pemerintah dan masyarakat) dapat memberikan kontribusinya dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru. Dengan begitu keberlangsungan kurikulum 2013 pun akan tetap terjaga sekalipun pemerintahan berganti.

 

Penulis : 

ramdhan

 

 

 

 

 

 

Ramdan Hamdani S.Pd

– Guru SDIT Alamy Subang,

– Staff Pusat Sumber Belajar SMAIT Assyifa-Boardingschool Subang

Blog : www.pancingkehidupan.com

 

 

This Post Has Been Viewed 154 Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *