Home / Berita Terbaru / Gubernur Serahkan 100 Motor dan 10 Truk SampahGubernur Serahkan 100 Motor dan 10 Truk Sampah

Gubernur Serahkan 100 Motor dan 10 Truk SampahGubernur Serahkan 100 Motor dan 10 Truk Sampah

INILAH.COM, Bandung – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyerahkan bantuan 100 unit motor roda tiga dan 10 truk (konvaktor) kepada Wali Kota Bandung, serta 25 motor roda tiga dan 3 truk. Bantuan tersebut diserahkan secara bersamaan di Plaza Balai Kota Jalan Wastukencana Kota Bandung, Kamis (7/11/2013).

Menurut Ahmad Heryawan, Pemprov Jawa Barat sebenarnya telah memberikan bantuan hibah kendaraan roda tiga 750 unit untuk semua kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat. Setiap kota/kabupaten mendapat bantuan antara 25 sampai 30 unit.

“Memang Bandung yang paling banyak mendapat bantuan kendaraan roda tiga sebanyak 100 unit karena menjadi proyek percontohan. Kota Bandung juga sebagai ibu kota provinsi, tentu saja sebagai etalasenya Jawa Barat,” jelasnya.

Usai memimpin apel pagi yang dirangkaikan penyerahan bantuan hibah, Heryawan sempat mencoba mengendarai kendaraan roda tiga angkutan sampah dan menjadi supir menjalankan truk kompaktor. Wali Kota Bandung dan Wali Kota Cimahi sempat ikut menaiki masing-masing kendaraan yang dikendarai Ahmad Heryawan.

Ridwan Kamil mengungkapkan, bantuan yang diberikan Pemprov akan menambah fasilitas pengangkut sampah yang dimiliki oleh Kota Bandung. Saat ini truk pengangkut sampah yang ada di Kota Bandung berjumlah 100 buah, tetapi yang masih beroperasi dan berfungsi hanya sekitar 70.

“Nanti Pemkot Bandung ingin truk pengangkut sampah seperti yang diberikan Pemprov. Di mana sampahnya dipadatkan dan dibuang airnya sehingga akan mengangkut sampah lebih banyak dan ada penutupnya. Jadi truk itu tidak kelihatan sedang membawa sampah,” tuturnya.

Dia menyatakan, bantuan kendaraan roda tiga akan disebar ke setiap kecamatan di Kota Bandung. Mimpinya, setiap RW yang berjumlah sekitar 1.561 akan mendapat roda tiga pengangkut sampah.

“Upaya penambahan kendaraan pengangkut sampah bukan hanya melalui dana APBD, tetapi dari pihak ketiga melalui CSR (Corporate Social Responsibility)-nya,” tandasnya.

Ridwan Kamil mengakui, kesadaran warga dalam permasalahan sampah masih kurang. Misalnya saya pernah melihat ibu-ibu mau ke pengajian sambil membuang sampah ke sungai.

“Kami akan memperbanyak kampanye-kampanye dan propaganda untuk mengatasi sampah. Lalu kita siapkan reward bagi rw-rw terbersih. Biasanya warga akan lebih sadar dan peduli apabila diberikan reward daripada dimarahin,” tandasnya. [rni]

This Post Has Been Viewed 60 Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *